Senin, 07 Desember 2015

HANYA SEBUAH KOIN PENYOK | cerita motivasi



HANYA SEBUAH KOIN PENYOK



Seorang lelaki berjalan tak tentu arah dengan rasa putus asa. Kondisi finansial keluarganya morat-marit. Saat menyusuri jalanan sepi, kakinya terantuk sesuatu. Ia membungkuk dan menggerutu kecewa “uh! Hanya sebuah koin penyok”. Meskipun begitu, ia membawa koin itu ke bank.
“Sebaiknya, koin ini dibawa ke kolektor uang kuno”. Kata teller itu memberi saran. Lelaki itu membawa koinnya ke kolektor. Beruntung sekali koinnya dihargai 30 dollar. Lelaki itu begitu senang, saat lewat toko perkakas, dilihatnya beberapa lembar kayu obral, diapun membeli kayu seharga 30 dollar untuk membuat rak untuk istrinya. Dia memanggul kayu tersebut dan beranjak pulang. Ditengah perjalanan dia melewati bengkel pembuat mebel. Mata pemilik bengkel sudah terlatih melihat kayu bermutu yang dipanggul lelaki itu. Dia menawatkan lemari 100 dollar untuk menukarkan kayu itu. Seletah setuju, ia meminjam gerobak untuk membawa pulang lemari itu. Ditengah perjalanan dia melewati perumahan baru, seorang wanita melihat lemari yang indah itu dan menawarnya 200 dollar, lelaki itu ragu-ragu, dan wanita ini menaikkan tawarannya menjadi 250 dollar. Lelaki itupun setuju dan mengembalikan gerobaknya. Saat sampai di pintu desa, dia ingin memastikan uangnya, ia merogoh sakunya dan menghitung lembaran bernilai 250 dollar. Tiba-tiba seorang perampok keluar dari semak-semak, mengacungkan belati dan merampas uang tersebut, lalu kabur. Istrinya kebetulan melihat dan berlari mendakati suaminya seraya bertanya “apa yang terjadi? Engkau baik-baik saja? Apa yang diambil perampok tadi?”. Lelaki itu menganglat bahunya sambil berkata “oh.. Bukan apa-apa. Hanya sebuah koin penyok yang kutemukan tadi pagi”.

Bila kita sadar kita tak pernah memiliki apapun, kenapa harus tenggelam dalam kepedihan yang berlebihan? Sebaliknya kita harus bersyukur atas karunia hidup yang telah Tuhan berikan pada kita. Karna, nafas adalah suatu pemberian Tuhan yang paling harus disyukuri dibanding harta yang Tuhan berikan. Kita datang dan pergi, tidak membawa apa-apa.

Tuhan Yesus memberkati 😊

Tidak ada komentar:

Posting Komentar